BATAK NETWORK - Horas ma dihita saluhutna. Kembali kami hadir ke hadapan Anda untuk menyampaikan turi-turian yang baik dan berguna untuk kita. Adapun turi-turian tsb adalah tentang "Ketika Presiden Jokowi Hadiri Karnaval Pesona Danau Toba di Tano Batak Pulo Samosir".
Suatu kebanggaan bagi mayarakat Sumatera Utara, khususnya Orang Batak ketika Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana beserta rombongan datang dan menghadiri Acara Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Samosir SUmatera Utara. Kehadiran bapak Presiden Jokowi (sebutan akrab Presiden Joko Widodo) sangat menyenangkan hati orang batak, bukan hanya yang ada di Samosir bahkan seluruh orang batak yang ada di muka bumi ini.
Tahukah Anda, bahwa sudah 71 tahun Indonesia merayakan Kemerdekaan, untuk pertama kalinya Presiden RI bisa datang dan menyemarakkan Pesona Danau Toba di Samosir. Terimakasih Bapak Jokowi beserta ibu dan rombongan telah datang ke tano Batak. Mungkin ANda bertanya benarkah penyataan kami ini? Benar apa adanya. Presiden-Presiden RI sebelumnya tidak pernah datang ke Samosir, mereka hanya melihat Pulau Samosir dari kejauhan saja, seperti dari Medan ada juga hanya dari pinggiran danau toba seperti dari Parapat itu pun hanya melihat-lihat saja. Kami tidak perlulah menyebutkan siapa Presiden RI yang hanya melihat-lihat Pulau Samosir dari kejauhan itu.
Alasan Presiden Joko Widodo datang ke Pulau Samosir
Tentunya kehadrian bapak Presiden Jokowi ke Danau Toba bukanlah hanya sekedar melihat-lihat saja. Lebih dari pada itu. Presiden Jokowi ikut menyamarakkan acara Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) dan ingin mengembangkan Wisata Danau Toba.
Adapun harapan dan rencana Presdien Jokowi dalam pengembangan Wisata Danau Toba tsb adalah:
Tentunya, pengembangan Wisata Danau Toba ini bukan hanya membuat masyarakat disekitar Danau Toba senang, tapi seluruh orang Batak yang ada di muka bumi ini. Selain itu, tentu akan mengharumkan nama Provinsi Sumatera Utara dan Negara Republik Indonesia.
Tapi yang jelas, Kehadrian Presiden Jokowi di Acara Karnaval Pesona Danau Toba akan membawa angin segar akan Wisata Danai Toba. Terimakasih pak Jokowi, terimakasih Pak Presiden.
Inilah Video Ketika Presiden Jokowi Hadiri Karnaval Pesona Danau Toba di Tano Batak Pulo Samosir
Demikian turi-turian ini kami sampaikan. Horas. Tuhan memberkati.
Sumber Video: Youtube TINJAKSTAR Agustus 27, 2016 New Google SEO Bandung, Indonesia
![]() |
| Presiden Jokowi beserta rombongan naik kapal fery menuju Samosir |
Suatu kebanggaan bagi mayarakat Sumatera Utara, khususnya Orang Batak ketika Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana beserta rombongan datang dan menghadiri Acara Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Samosir SUmatera Utara. Kehadiran bapak Presiden Jokowi (sebutan akrab Presiden Joko Widodo) sangat menyenangkan hati orang batak, bukan hanya yang ada di Samosir bahkan seluruh orang batak yang ada di muka bumi ini.
![]() |
| Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana disambut Tua-Tua Adat di Samosir |
Tahukah Anda, bahwa sudah 71 tahun Indonesia merayakan Kemerdekaan, untuk pertama kalinya Presiden RI bisa datang dan menyemarakkan Pesona Danau Toba di Samosir. Terimakasih Bapak Jokowi beserta ibu dan rombongan telah datang ke tano Batak. Mungkin ANda bertanya benarkah penyataan kami ini? Benar apa adanya. Presiden-Presiden RI sebelumnya tidak pernah datang ke Samosir, mereka hanya melihat Pulau Samosir dari kejauhan saja, seperti dari Medan ada juga hanya dari pinggiran danau toba seperti dari Parapat itu pun hanya melihat-lihat saja. Kami tidak perlulah menyebutkan siapa Presiden RI yang hanya melihat-lihat Pulau Samosir dari kejauhan itu.
![]() |
| Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana diberi Ulos kehormatan dan Tongkat kebesaran Bangso Batak |
Alasan Presiden Joko Widodo datang ke Pulau Samosir
Tentunya kehadrian bapak Presiden Jokowi ke Danau Toba bukanlah hanya sekedar melihat-lihat saja. Lebih dari pada itu. Presiden Jokowi ikut menyamarakkan acara Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) dan ingin mengembangkan Wisata Danau Toba.
Adapun harapan dan rencana Presdien Jokowi dalam pengembangan Wisata Danau Toba tsb adalah:
- Pengembangan Bandara Sibisa dan Silangit sebagai infrastruktur yang Akan Dibangun di Sumut untuk Mendukung Pariwisata)
- Pengembangan jalan tol, dimana Pemerintah akan mengembangkan jalan tol Siantar-Parapat sepanjang 97 km. Rencana tersebut akan dimulai pada tahun 2017.
- Pembangunan Taman Bunga, Presiden Jokowi berharap adanya obyek wisata baru di Pulau Samosir, yakni Taman Bunga Nusantara, di sekitar Danau Toba. Rencananya, pemerintah akan memilih dua lokasi untuk Taman Bunga Nusantara, yakni di Toba Samosir atau Tapanuli Utara.
- Karnaval kemerdekaan Danau Toba setiap tahun. Karnaval budaya yang digelar di Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara, tersebut diharapkan akan digelar rutin. Presiden Joko Widodo dalam pidato pembukaan karnaval meminta agar Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba digelar setiap tahun. Jokowi menilai, dalam karnaval budaya ini, beragam budaya Batak dapat terlihat. Ia berharap, perbedaan-perbedaan dapat menyatukan Indonesia.
Tentunya, pengembangan Wisata Danau Toba ini bukan hanya membuat masyarakat disekitar Danau Toba senang, tapi seluruh orang Batak yang ada di muka bumi ini. Selain itu, tentu akan mengharumkan nama Provinsi Sumatera Utara dan Negara Republik Indonesia.
Tapi yang jelas, Kehadrian Presiden Jokowi di Acara Karnaval Pesona Danau Toba akan membawa angin segar akan Wisata Danai Toba. Terimakasih pak Jokowi, terimakasih Pak Presiden.
Inilah Video Ketika Presiden Jokowi Hadiri Karnaval Pesona Danau Toba di Tano Batak Pulo Samosir
Demikian turi-turian ini kami sampaikan. Horas. Tuhan memberkati.
Sumber Video: Youtube TINJAKSTAR Agustus 27, 2016 New Google SEO Bandung, Indonesia
Inilah Video Ketika Presiden Jokowi Hadiri Karnaval Pesona Danau Toba di Tano Batak Pulo Samosir
Posted by FACE BATAK on Sabtu, 27 Agustus 2016
BATAK NETWORK - Horas. Salam. Kali ini kami akan mengajak Anda untuk menyimak sebuah Kisah Inspiratif Dari Seorang Ibu Tua. Ini adalah sebuah kisah nyata dan penulis sempat bercakap-cakap dengan si ibu ini. "Otik Na Tarbereng Nakkin" (Sedikit yang terlihatku tadi), demikian kata sipenulis. Lebih lanjut simak kisah ini.
"Aku Akan Tetap Berjalan Bila Mentari Masih Bersinar"
Berjalan dengan badan tertunduk demi mencari botol bekas minuman plastik dan kalengan mencari pekerjaan rutinitas yang dilakukan tiap harinya.
Nenek yang usianya diperkirakan 60-an tahun lebih ini kerap terlihat dilokasi keramaian layaknya pesta dan acara - acara melibatkan massa yang terselenggara di seputaran kota Siantar ini.
Ibu yang bertempat tinggal di sekitaran ex Terminal Parluasan ini telah melakoni pekerjaan ini semenjak 20 tahun sejak di tinggal suaminya, dirinya mencari sesuap nasi untuk kebutuhan "Kampung Tengah (Perut -red)" dari hasil kumpulan botol bekas minuman untuk ditukarkan kepada penampung barang bekas itu untuk mendapatkan recehan- recehan
Berjalan dan berjalan di keramaian hingga menjadi pusat perhatian khalayak menjadi sebuah kebiasaan yang terlakoni, rasa malu yang sudah tersisih bahkan sirna menjadi modal utama dalam kumpulkan eks botol minuman itu.
Bila dirinya tidak mendapatkan acara - acara dengan kumpulan massa di dalamnya, maka dirinya pun memilih untuk berjalan berkeliling di pinggiran jalan mencari peruntungan untuk mendapatkan rezeki dari barang - barang bekas yang tidak terpakai orang lain.
Teriknya mentari dan derasnya guyuran hujan bukanlah sebuah hambatan, hanya mentari menjadi jam kerja yang dipergunakan dalam mencari sesuap nasi itu.
Bila saja mentari masih bersinar maka dirinya akan terus berjalan, namun bila mentari sudah mulai berganti dengan cahaya rembulan maka drinya pun akan bersandar beralaskan karton yang juga menjadi pembaringan melepas lelah sembari nikmati indahnya rembulan malam itu.
"Aku masih di beri kaki dan tangan yang lengkap jadi aku mau pergunaan anugerah itu untuk mencari nafkah, pengemis bukanlah tujuan hidupku meskipun ragaku sudah mulai lemah", tegasnya singkat sambil berlalu.
Penulis: Ewin dari Siantar
Sumber: Facebook TINJAKSTAR Agustus 27, 2016 New Google SEO Bandung, Indonesia
![]() |
| Ibu Tua Yang Berjuang Hidup Tanpa Mengemis |
"Aku Akan Tetap Berjalan Bila Mentari Masih Bersinar"
Berjalan dengan badan tertunduk demi mencari botol bekas minuman plastik dan kalengan mencari pekerjaan rutinitas yang dilakukan tiap harinya.
Nenek yang usianya diperkirakan 60-an tahun lebih ini kerap terlihat dilokasi keramaian layaknya pesta dan acara - acara melibatkan massa yang terselenggara di seputaran kota Siantar ini.
Ibu yang bertempat tinggal di sekitaran ex Terminal Parluasan ini telah melakoni pekerjaan ini semenjak 20 tahun sejak di tinggal suaminya, dirinya mencari sesuap nasi untuk kebutuhan "Kampung Tengah (Perut -red)" dari hasil kumpulan botol bekas minuman untuk ditukarkan kepada penampung barang bekas itu untuk mendapatkan recehan- recehan
Berjalan dan berjalan di keramaian hingga menjadi pusat perhatian khalayak menjadi sebuah kebiasaan yang terlakoni, rasa malu yang sudah tersisih bahkan sirna menjadi modal utama dalam kumpulkan eks botol minuman itu.
![]() |
| Ibu Tua Yang Berjuang Hidup Tanpa Mengemis |
Bila dirinya tidak mendapatkan acara - acara dengan kumpulan massa di dalamnya, maka dirinya pun memilih untuk berjalan berkeliling di pinggiran jalan mencari peruntungan untuk mendapatkan rezeki dari barang - barang bekas yang tidak terpakai orang lain.
Teriknya mentari dan derasnya guyuran hujan bukanlah sebuah hambatan, hanya mentari menjadi jam kerja yang dipergunakan dalam mencari sesuap nasi itu.
Bila saja mentari masih bersinar maka dirinya akan terus berjalan, namun bila mentari sudah mulai berganti dengan cahaya rembulan maka drinya pun akan bersandar beralaskan karton yang juga menjadi pembaringan melepas lelah sembari nikmati indahnya rembulan malam itu.
![]() |
| Ibu Tua Yang Berjuang Hidup Tanpa Mengemis |
"Aku masih di beri kaki dan tangan yang lengkap jadi aku mau pergunaan anugerah itu untuk mencari nafkah, pengemis bukanlah tujuan hidupku meskipun ragaku sudah mulai lemah", tegasnya singkat sambil berlalu.
Penulis: Ewin dari Siantar
Sumber: Facebook TINJAKSTAR Agustus 27, 2016 New Google SEO Bandung, Indonesia
BATAK NETWORK - Dia bernama Kristina van der Heijden (16 tahun), seorang putri Belanda, campuran. Ayah orang belanda asli dan ibu orang Batak, br Sitorus. Kristina sangat menyenangi bahasa Batak dan sangat lancar berbahasa Batak.
Kristina bahkan tidak malu berbahasa Batak dan Bangga jadi keturunan Batak. Dia lahir, besar dan menetap di Belanda. Saat ini sedang sekolah di Belanda. Dalam video ini dijelaskan bahwa Dia dibesarkan di lingkungan warga Belanda, berkomunikasih dengan orangtua memakai bahasa Belanda. Uniknya, Kristina (panggilan Akrab cewek ini) bisa berbahasa Batak.
Kristina van der Heijden: Saya Bangga Bisa Berbahasa Batak
Dalam Video jelas-jelas Kristina diwawancarai dengan Bahasa Batak dan dia bisa menjawab semua pertanyaan di ditujukan kepadanya. Interview by Nelly Andon Br Torus for Connect Indonesia, The Charity beberapa tahun yang lalu.
Video Kristina van der Heijden Pintar Bahasa Batak Meski Lahir dan Besar di Belanda
Tonton Videonya di bawah ini.
Demikian informasi yang bisa kami sampaikan. Semoga Video ini memberikan manfaat. Salam. Horas. Halak hita. Tuhan memberkati.
Sumber: http://blog-sipituama.blogspot.co.id/2016/05/christina-saya-bangga-bisa-berbahasa.html TINJAKSTAR Mei 08, 2016 New Google SEO Bandung, Indonesia
![]() |
| Kristina van der Heijden Pintar Bahasa Batak Meski Lahir dan Besar di Belanda (Foto: Youtube) |
Kristina bahkan tidak malu berbahasa Batak dan Bangga jadi keturunan Batak. Dia lahir, besar dan menetap di Belanda. Saat ini sedang sekolah di Belanda. Dalam video ini dijelaskan bahwa Dia dibesarkan di lingkungan warga Belanda, berkomunikasih dengan orangtua memakai bahasa Belanda. Uniknya, Kristina (panggilan Akrab cewek ini) bisa berbahasa Batak.
Kristina van der Heijden: Saya Bangga Bisa Berbahasa Batak
Dalam Video jelas-jelas Kristina diwawancarai dengan Bahasa Batak dan dia bisa menjawab semua pertanyaan di ditujukan kepadanya. Interview by Nelly Andon Br Torus for Connect Indonesia, The Charity beberapa tahun yang lalu.
Pesan Moralnya dalam Video ini adalah, siapa pun anda, dimana pun anda, apabila Anda adalah keturunan Batak, marilah melastarikan budaya kita (budaya Halak Hita). Jangan malu berbahasa batak, ai halak hita do hita. Horas ma.
Video Kristina van der Heijden Pintar Bahasa Batak Meski Lahir dan Besar di Belanda
Tonton Videonya di bawah ini.
Demikian informasi yang bisa kami sampaikan. Semoga Video ini memberikan manfaat. Salam. Horas. Halak hita. Tuhan memberkati.
Sumber: http://blog-sipituama.blogspot.co.id/2016/05/christina-saya-bangga-bisa-berbahasa.html TINJAKSTAR Mei 08, 2016 New Google SEO Bandung, Indonesia
Kristina van der Heijden Pintar Bahasa Batak Meski Lahir dan Besar di Belanda
Posted by FACE BATAK on Minggu, 08 Mei 2016
BATAK NETWORK - Agak geli juga aku baca komen-komen orang soal ikan mati di Danau Toba ini. Ada pulak yang menghubung-hubungkan dengan abu gunung Sinabung. Geok kali kurasa.
Aku nggak pande kalilah soal perikanan. Tapi yang kek gini kan sering kali terjadi di Cirata dan Jatiluhur atau perairan air tawar yang ada kerambanya, kek Danau Singkarak dan Maninjau di Sumatera Barat sana.
Taunya aku kek gini. Itu keramba kan tiap hari ditaburi berton-ton pelet. Tak semua pelet itu dialtup ikan-ikan itu. Berton-ton sisa jatuh dan mengendap di dasar danau. Jadi racun dia disitu. Nah, kali-kali tempo ada arus besar dibawah sana, terbongkar dan naiklah lumpur limbah itu ke atas. Mabuklah ikan-ikan di keramba itu. Matek dia.
Cemmana tak mati pulak? Itu kek kita disuruh hirup lobang buangan taik, apalah namanya itu... septic tank. Banyak kali gas beracunnya itu. Tak percaya, cok lah kau coba. Kalau kelen tak pingsan, kukasih hadiah bombon.
Nah, kalok itu limbah sudah ngendap lagi, ikan di keramba bisa hidup lagi. Nanti kali-kali tempo, naik lagi. Lebih beracun, karena limbah makin banyak... ya kan? Matek lagi lah ikan-ikan itu.
Jadi, kukasih tahu kelen, sampek nanti Danau Toba itu penuh limbah, itu ikan-ikan tak bisa hidup lagi. Itu perusahaan Aquafarm dan lain-lain pindah ke danau lain. Tutup pun tak apa. Sudah untung banyak dia. Namanya pun kapitalis... ya kan? Dia hanya cari untung.
Tinggallah orang-orang di Danau Toba yang sibuk garuk-garuk panu dan kurap kena racun air danau. Sampe bekerak tak bersih lagi danau itu. Kalau mau, kelen tunggulah 50 tahun.
Jadi, ditokohin nya kita ini. Jangan kelen bilang pejabat pemerintah yang kasih ijin bodok. Tau nya dia itu. Tapi dia dikasih uang besar untuk kasih ijin itu. Kena sogok nya semua hantu belau itu.
Yah... tapi kalau awak ngomong, dibilang banyak kecek, sok pande pulak nanti. Takutnya dibacok pulak sama kawan-kawan yang punya keramba itu. Matik pulak awak. Nggak syor kali pun.
Penulis: Nestor Rico Tambun
Sumber: Faebook Grou Anak Siantar (GAS) TINJAKSTAR Mei 07, 2016 New Google SEO Bandung, Indonesia
![]() |
| Kkan mati di Keramba, Haranggaol Danau Toba, Tobasa Sumut Foto: Facebook |
Aku nggak pande kalilah soal perikanan. Tapi yang kek gini kan sering kali terjadi di Cirata dan Jatiluhur atau perairan air tawar yang ada kerambanya, kek Danau Singkarak dan Maninjau di Sumatera Barat sana.
Taunya aku kek gini. Itu keramba kan tiap hari ditaburi berton-ton pelet. Tak semua pelet itu dialtup ikan-ikan itu. Berton-ton sisa jatuh dan mengendap di dasar danau. Jadi racun dia disitu. Nah, kali-kali tempo ada arus besar dibawah sana, terbongkar dan naiklah lumpur limbah itu ke atas. Mabuklah ikan-ikan di keramba itu. Matek dia.
Cemmana tak mati pulak? Itu kek kita disuruh hirup lobang buangan taik, apalah namanya itu... septic tank. Banyak kali gas beracunnya itu. Tak percaya, cok lah kau coba. Kalau kelen tak pingsan, kukasih hadiah bombon.
Nah, kalok itu limbah sudah ngendap lagi, ikan di keramba bisa hidup lagi. Nanti kali-kali tempo, naik lagi. Lebih beracun, karena limbah makin banyak... ya kan? Matek lagi lah ikan-ikan itu.
Jadi, kukasih tahu kelen, sampek nanti Danau Toba itu penuh limbah, itu ikan-ikan tak bisa hidup lagi. Itu perusahaan Aquafarm dan lain-lain pindah ke danau lain. Tutup pun tak apa. Sudah untung banyak dia. Namanya pun kapitalis... ya kan? Dia hanya cari untung.
Tinggallah orang-orang di Danau Toba yang sibuk garuk-garuk panu dan kurap kena racun air danau. Sampe bekerak tak bersih lagi danau itu. Kalau mau, kelen tunggulah 50 tahun.
Jadi, ditokohin nya kita ini. Jangan kelen bilang pejabat pemerintah yang kasih ijin bodok. Tau nya dia itu. Tapi dia dikasih uang besar untuk kasih ijin itu. Kena sogok nya semua hantu belau itu.
Yah... tapi kalau awak ngomong, dibilang banyak kecek, sok pande pulak nanti. Takutnya dibacok pulak sama kawan-kawan yang punya keramba itu. Matik pulak awak. Nggak syor kali pun.
Penulis: Nestor Rico Tambun
Sumber: Faebook Grou Anak Siantar (GAS) TINJAKSTAR Mei 07, 2016 New Google SEO Bandung, Indonesia
BATAK NETWORK - Horas ma dihita saluhutna. Kabar baik datang dari kota Melbourne Australia. Dimana di kota ini diadakan sebuah pagelaran Budaya yang bernama MOOMBA. Peserta acara ini dari berbagai suku bangsa yang tinggal di negara Kanguru ini dan dari seluruh dunia. Pada kesempatan ini pula, Budaya Batak ikut ditampilkan oleh Perkumpulan Bonapasogit Melbourne Australia.
Sekilas mengenai Acara MOOMBA
Setiap tahun di Melbourne ada perayaan yang namanya MOOMBA, yang mana di Australia kebanyakan penduduknya datang dari seluruh dunia. Pada hari Moomba itu semua bangsa menunjukan kebudayaannya masing-masing. Tak ketinggalan Perkumpulan Bonapasogit Melbourne berkesempatan menunjukkan Budaya Batak dengan nama Indonesia. Biasanya Acara Moomba ini berlangsung pada tanggal 14 Maret tiap tahunnya.
Di hari Moomba tepatnya Senin (14/3/2016) ini, selain Perkumpulan Bonapasogit Melbourne, Orang Indonesua lainnya seperti suku Jawa, Bali, dan lainnya yang tinngal di Australia ikut berpartisipasi merayakan pesta Moomba ini dengan menampilkan budaya masing-masing.
Perkumpulan Bonapasogit Melbourne sendiri dalam pesta Moomba itu menampilkan budaya Batak dihadapan peserta pesta dengan mempertunjukkan Tortor Batak lengkap dengan Ulos dan membawa tandok. Dengan begitu, dunia pun tahu bahwa Tortor Batak dan Ulos Batak itu berasal dari Indonesia.
Johnny Siregar yang tinggal di Melbourne bagian dari Perkumpulan Bonapasogit Melbourne dengan senang hati mengikuti acara Moomba ini.
"Kami orang-orang Batak di Melbourne Selalu tampil dalam acara kebudayaan bangsa se Dunia" ungkap Johnny Seregar dengan bangga dan senang.
"Bangga melihat Budaya Batak ikut Parade di Melbourne... Horas GAS (Group Anak Siantar) salam dari Aussie" katanya lebih lanjut.
Laporan: Johnny Siregar Australia
Sumber: Group Anak Siantar TINJAKSTAR Maret 14, 2016 New Google SEO Bandung, Indonesia
![]() |
| Perkumpulan Bonapasogit Melbourne Bangga Menampilkan Budaya Batak di Acara MOOMBA Australia (Foto: Johny Siregar) |
Sekilas mengenai Acara MOOMBA
Setiap tahun di Melbourne ada perayaan yang namanya MOOMBA, yang mana di Australia kebanyakan penduduknya datang dari seluruh dunia. Pada hari Moomba itu semua bangsa menunjukan kebudayaannya masing-masing. Tak ketinggalan Perkumpulan Bonapasogit Melbourne berkesempatan menunjukkan Budaya Batak dengan nama Indonesia. Biasanya Acara Moomba ini berlangsung pada tanggal 14 Maret tiap tahunnya.
Di hari Moomba tepatnya Senin (14/3/2016) ini, selain Perkumpulan Bonapasogit Melbourne, Orang Indonesua lainnya seperti suku Jawa, Bali, dan lainnya yang tinngal di Australia ikut berpartisipasi merayakan pesta Moomba ini dengan menampilkan budaya masing-masing.
Perkumpulan Bonapasogit Melbourne sendiri dalam pesta Moomba itu menampilkan budaya Batak dihadapan peserta pesta dengan mempertunjukkan Tortor Batak lengkap dengan Ulos dan membawa tandok. Dengan begitu, dunia pun tahu bahwa Tortor Batak dan Ulos Batak itu berasal dari Indonesia.
![]() |
| Perkumpulan Bonapasogit Melbourne Bangga Menampilkan Budaya Batak di Acara MOOMBA Australia (Foto: Johny Siregar) |
Johnny Siregar yang tinggal di Melbourne bagian dari Perkumpulan Bonapasogit Melbourne dengan senang hati mengikuti acara Moomba ini.
"Kami orang-orang Batak di Melbourne Selalu tampil dalam acara kebudayaan bangsa se Dunia" ungkap Johnny Seregar dengan bangga dan senang.
"Bangga melihat Budaya Batak ikut Parade di Melbourne... Horas GAS (Group Anak Siantar) salam dari Aussie" katanya lebih lanjut.
Laporan: Johnny Siregar Australia
Sumber: Group Anak Siantar TINJAKSTAR Maret 14, 2016 New Google SEO Bandung, Indonesia
Perkumpulan Bonapasogit Melbourne Bangga Menampilkan Budaya Batak di Acara MOOMBA Australia
Posted by FACE BATAK on Senin, 14 Maret 2016
BATAk NETWORK - Horas ma dihita saluhutna. Horas juga untuk Bapak Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo beserta rombongan, telah menyempatkan diri untuk datang atau blusukan ke Danau Toba, Pulau (Pulo) Samosir, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Kedatangan Presiden RI yang ke 7 ini merupakan momentum paling bersejarah di tanah Bangso (orang) Batak.
Kehadiran Jokowi ke Danau Toba Membawa Angin Segar Bagi Kebangkitan Pariwisata di Sumut
Provinsi Sumut memiliki beberapa Wisata Alam yang indah. Salah satunya adalah Pulo Samosir yang dikeliling oleh Danau yang bernama Danau Toba. Danau Toba ini bukan hanya sekedar tempat Wisata Alam yang Indah di tanah air kita ini, tetapi juga melambangkan tentang Budaya Bangso Batak di Sumut. Artinya, ketika orang berbicara tentang Danau Toba, maka itu sama dengan berbicara tentang Kebatakan. Dimana Danau Toba (Tao Toba) merupakan kebanggaan bagi Orang Batak.
Kabar tentang keindahan Danau Toba memang sudah tidak bisa lagi dipungkiri. Sudah banyak cerita mengenai Danau Toba. Dari legenda terjadinya Danau Toba, sampai dengan wisatanya. Tapi sayang... perkembangan Wisata Danau Toba hanya begitu-begitu saja alias stagnan. Disamping itu, pemerintah-pemerintah sebelumnya hanya memandang sebelah mata mengenai hal ini. Bahkan, cenderung Danau Toba dijadikan sebagai sapi perah saja, seperti adanya penebangan pohon-pohon di sekitar Danau Toba dengan alasan membuka pabrik kertas, bertebarnya kerambah-kerambah yang menjadikan Danau Toba tercemar dan lain sebagainya. Anehnya, semua itu disetujui oleh pemerintah. Sangat ironis bukan. Kami berani mengakatan hal ini, karena fenomena ini bukan rahasia umum lagi.
Ketika kami mendengar kabar bahwa Danau Toba akan dibangun dan dijadikan sebagai Pusat Wisata Alam di Sumut oleh pemerintah saat ini (kabar yang terdengar akan dijadikan sebagai Monaco Asia). Kabar tsb merupakan kabar baik untuk kami. Tentunya, Danau Toba bukan lagi dipandang sebelah mata, tapi menjadi Tempat Wisata Alam yang banyak dikunjungi oleh wisatawan (baik dalam negeri dan luar negeri).
Dengan Kehadiran Presiden Jokowi, tentunya pemerintah sangat serius untuk membangun Wisata Danau Toba di Sumut. Kami sangat berterimakasih sekali atas kehadiran bapak Presiden RI yang ke-7 ini beserta rombongan. Karena kami yakin bahwa "Kehadiran Jokowi ke Danau Toba Membawa Angin Segar Bagi Kebangkitan Pariwisata di Sumut".
Horas Pak Jokowi beserta rombongan, Selamat Datang di Danau Toba yang indah.
Seperti yang telah kami pesankan sebelumnya, apabila Pak Jokowi sudah sampai di Danau Toba, jangan lupa untuk menikmati wisata kuliner khas Danau Toba yaitu OMBUS-OMBUS. Ombus-ombus ini enak sekali loh Pak Presiden, hehehe.... apalagi Ombus-Ombus ini dinikmati saat masih hangat... ueeee... enak tenan.... hehehe.
Salam hormat dari kami. Horas. Tuhan memberkati.*** TINJAKSTAR Februari 26, 2016 New Google SEO Bandung, Indonesia
![]() |
| Danau Toba Yang Indah (Foto: Batak Network) |
Kehadiran Jokowi ke Danau Toba Membawa Angin Segar Bagi Kebangkitan Pariwisata di Sumut
Provinsi Sumut memiliki beberapa Wisata Alam yang indah. Salah satunya adalah Pulo Samosir yang dikeliling oleh Danau yang bernama Danau Toba. Danau Toba ini bukan hanya sekedar tempat Wisata Alam yang Indah di tanah air kita ini, tetapi juga melambangkan tentang Budaya Bangso Batak di Sumut. Artinya, ketika orang berbicara tentang Danau Toba, maka itu sama dengan berbicara tentang Kebatakan. Dimana Danau Toba (Tao Toba) merupakan kebanggaan bagi Orang Batak.
Kabar tentang keindahan Danau Toba memang sudah tidak bisa lagi dipungkiri. Sudah banyak cerita mengenai Danau Toba. Dari legenda terjadinya Danau Toba, sampai dengan wisatanya. Tapi sayang... perkembangan Wisata Danau Toba hanya begitu-begitu saja alias stagnan. Disamping itu, pemerintah-pemerintah sebelumnya hanya memandang sebelah mata mengenai hal ini. Bahkan, cenderung Danau Toba dijadikan sebagai sapi perah saja, seperti adanya penebangan pohon-pohon di sekitar Danau Toba dengan alasan membuka pabrik kertas, bertebarnya kerambah-kerambah yang menjadikan Danau Toba tercemar dan lain sebagainya. Anehnya, semua itu disetujui oleh pemerintah. Sangat ironis bukan. Kami berani mengakatan hal ini, karena fenomena ini bukan rahasia umum lagi.
![]() |
| Wisatawan Dalam Negeri sedang Foto Bersama dan Menikmati Keindahan Alam Wisata di Danau Toba (Foto: Batak Network) |
Ketika kami mendengar kabar bahwa Danau Toba akan dibangun dan dijadikan sebagai Pusat Wisata Alam di Sumut oleh pemerintah saat ini (kabar yang terdengar akan dijadikan sebagai Monaco Asia). Kabar tsb merupakan kabar baik untuk kami. Tentunya, Danau Toba bukan lagi dipandang sebelah mata, tapi menjadi Tempat Wisata Alam yang banyak dikunjungi oleh wisatawan (baik dalam negeri dan luar negeri).
Dengan Kehadiran Presiden Jokowi, tentunya pemerintah sangat serius untuk membangun Wisata Danau Toba di Sumut. Kami sangat berterimakasih sekali atas kehadiran bapak Presiden RI yang ke-7 ini beserta rombongan. Karena kami yakin bahwa "Kehadiran Jokowi ke Danau Toba Membawa Angin Segar Bagi Kebangkitan Pariwisata di Sumut".
Horas Pak Jokowi beserta rombongan, Selamat Datang di Danau Toba yang indah.
Seperti yang telah kami pesankan sebelumnya, apabila Pak Jokowi sudah sampai di Danau Toba, jangan lupa untuk menikmati wisata kuliner khas Danau Toba yaitu OMBUS-OMBUS. Ombus-ombus ini enak sekali loh Pak Presiden, hehehe.... apalagi Ombus-Ombus ini dinikmati saat masih hangat... ueeee... enak tenan.... hehehe.
Salam hormat dari kami. Horas. Tuhan memberkati.*** TINJAKSTAR Februari 26, 2016 New Google SEO Bandung, Indonesia
BATAK NETWORK - Horas ma dihita saluhutna. Turi-turian dibagasan sadarion ima taringot tu ULOS BATAK (kita masih membicarakan mengenai Kain Ulos).
Ternyata, kalangan Artis yang bukan keturunan suku Batak, merasa bangga dan senang mengenakan pakaian yang terbuat dari bahan Kain Khas Budaya Batak yaitu Kain Ulos. Sebut saja namanya Najwa Shihab. Wanita cantik yang kerap dipanggil dengan sebutan Najwa ini dengan bangga mengenakan pakaian (baju) yang berbahan Kain Ulos Batak ketika membawa sebuah program Talkshow di Stasiun Televisi Nasional, Metro TV. Tepatnya dalam Acara Mata Natwa, Rabu Malam (24/2/2016).
(Baca Juga: Tampak Anggun dan Cantik Mempesona Saat Arumi Bachsin Dibalut Busaha Batak di Pesta Bolon)
Perlu diketahui, bahwa Mata Najwa merupakan sebuah program telebisi nasional yang sudah tidak asing lagi dimata pemirsa. Karena Mata Najwa selalu menghadirkan tamu dalam acara tsb orang-orang yang penting, seperti tokoh besar di republik ini.
Kali ini, ketika Najwa mengenakan Busana yang terbuat dari Kain Ulos Batak, Tamunya adalah kedua Putra Presiden RI yang ke-7 Presiden Joko Widodo, yang bernama Gibran dan Kaesang, dengan topik acara MATA NAJWA: Cerita Anak Jokowi.
Meski Najwa bukanlah orang Batak, tapi dia terlihat anggun dan cantik mengenakan pakain tsb.
Seperti apa yah penampilan Najwa Shihab Pakai Baju Bahan Kain Ulos Batak (Ragi Hotang) di Acara Mata Najwa MetroTV dengan Topik: Cerita Anak Jokowi, yuk kita lihat di bawah ini.
(Baca Juga: Inilah Jenis Ulos Batak dan Fungsinya dalam Budaya Batak)
Video Najwa Shihab Pakai Baju Bahan Kain Ulos Batak (Ragi Hotang) di Acara Mata Najwa "Cerita Anak Jokowi" MetroTV
Video ini hanya sepenggal Acara Mata Najwa dengan Topik: CERITA ANAK JOKOWI di Metro TV Rabu, 24 Februari 2015.
(Baca Juga: Wanita Dewasa Dibalut Kain Ulos Batak Terlihat Cantik)
Demikianlah turi-turian mengenai topik diatas yang bisa kami sampaikan. Apa pendapat anda tentang Najwa Shihab memakai baju RAGI Hotang (ULOS BATAK). Silahkan memberikan masukan (komentar). Horas. Tuhan memberkati.*** TINJAKSTAR Februari 24, 2016 New Google SEO Bandung, Indonesia
Ternyata, kalangan Artis yang bukan keturunan suku Batak, merasa bangga dan senang mengenakan pakaian yang terbuat dari bahan Kain Khas Budaya Batak yaitu Kain Ulos. Sebut saja namanya Najwa Shihab. Wanita cantik yang kerap dipanggil dengan sebutan Najwa ini dengan bangga mengenakan pakaian (baju) yang berbahan Kain Ulos Batak ketika membawa sebuah program Talkshow di Stasiun Televisi Nasional, Metro TV. Tepatnya dalam Acara Mata Natwa, Rabu Malam (24/2/2016).
(Baca Juga: Tampak Anggun dan Cantik Mempesona Saat Arumi Bachsin Dibalut Busaha Batak di Pesta Bolon)
Perlu diketahui, bahwa Mata Najwa merupakan sebuah program telebisi nasional yang sudah tidak asing lagi dimata pemirsa. Karena Mata Najwa selalu menghadirkan tamu dalam acara tsb orang-orang yang penting, seperti tokoh besar di republik ini.
Mata Najwa adalah program talkshow unggulan Metro TV yang dipandu oleh jurnalis senior, Najwa Shihab. Talkshow ini ditayangkan setiap hari Rabu pukul 20:05 hingga 21.30 WIB. Disiarkan perdana sejak 25 November 2009, Mata Najwa konsisten menghadirkan topik-topik menarik dengan narasumber kelas satu. Sejumlah tamu istimewa telah hadir dan berbicara di Mata Najwa, diantaranya Presiden RI ke-3, Bacharuddin Jusuf Habibie (episode: Habibie Hari Ini), Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri (episode: Apa Kata Mega ?), Mantan Wakil Presiden Boediono (episode: Di Balik Diam Boediono), Wakil Presiden Jusuf Kalla (episode: Pemimpin Bernyali), Menteri BUMN Dahlan Iskan (episode: Komandan Koboi), dan Gubernur DKI Jakarta yang sekarang Presiden Indonesia, Joko Widodo (episode: Laga Ibukota). (Wikipedia Indonesia)
Kali ini, ketika Najwa mengenakan Busana yang terbuat dari Kain Ulos Batak, Tamunya adalah kedua Putra Presiden RI yang ke-7 Presiden Joko Widodo, yang bernama Gibran dan Kaesang, dengan topik acara MATA NAJWA: Cerita Anak Jokowi.
Meski Najwa bukanlah orang Batak, tapi dia terlihat anggun dan cantik mengenakan pakain tsb.
Seperti apa yah penampilan Najwa Shihab Pakai Baju Bahan Kain Ulos Batak (Ragi Hotang) di Acara Mata Najwa MetroTV dengan Topik: Cerita Anak Jokowi, yuk kita lihat di bawah ini.
(Baca Juga: Inilah Jenis Ulos Batak dan Fungsinya dalam Budaya Batak)
Video Najwa Shihab Pakai Baju Bahan Kain Ulos Batak (Ragi Hotang) di Acara Mata Najwa "Cerita Anak Jokowi" MetroTV
Video ini hanya sepenggal Acara Mata Najwa dengan Topik: CERITA ANAK JOKOWI di Metro TV Rabu, 24 Februari 2015.
(Baca Juga: Wanita Dewasa Dibalut Kain Ulos Batak Terlihat Cantik)
Demikianlah turi-turian mengenai topik diatas yang bisa kami sampaikan. Apa pendapat anda tentang Najwa Shihab memakai baju RAGI Hotang (ULOS BATAK). Silahkan memberikan masukan (komentar). Horas. Tuhan memberkati.*** TINJAKSTAR Februari 24, 2016 New Google SEO Bandung, Indonesia
Najwa Shihab Pakai Baju Bahan Kain Ulos Batak (Ragi Hotang) di Acara Mata Najwa "Cerita Anak Jokowi" MetroTV
Posted by FACE BATAK on Rabu, 24 Februari 2016
BATAK NETWORK - Pengacara Adnan Buyung Nasution Telah Berpulang Selamanya. Horas ma dihita saluhutna. Boa-boa tuhita. Songononma baritana. Kabar duka datang dari dunia Hukum Indonesia. Pengacara senior asli Orang Batak Pengacara Adnan Buyung Nasution Telah Berpulang Selamanya.
Kabar yang kami peroleh bahwa, Pengacara senior, Adnan Buyung Nasution, meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2015) sekitar pukul 10.15 WIB. Kabar tersebut dibenarkan oleh salah satu anaknya, Pia Akbar Nasution, seperti yang dilansir oleh Kompas.com (23/9/15).
"Iya, betul. Ayah saya meninggal. Tadi pukul 10.15. Nanti akan dibawa ke rumah duka," kata Pia saat dihubungi sekitar pukul 10.40 WIB.
Menurut Pia, saat ini, jenazah ayahnya sedang dipersiapkan dibawa ke rumah duka.
"Saya mohon dimaafkan bapak, ya," ujarnya singkat.
Adnan diketahui mulai dirawat sejak pekan lalu. Pia sebelumnya menuturkan bahwa Adnan Buyung dirawat di rumah sakit awalnya karena mengalami sakit pada giginya.
Adnan Buyung yang sudah menderita gagal ginjal sejak Desember 2014 itu kemudian harus mengalami perawatan lebih lanjut setelah menjalani pencabutan gigi.
Pada kesempatan ini pula, kami segenap Pengelola Batak Network mengucapkan Turut Berduka atas Berpulangnya Pengacara Adnan Buyung Nasution ke Hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, Semoga keluaarga yang ditingglkan diberi ketabahan dan kesabaran untuk menghadapi ini. Selamat Jalan Bang Buyung, terimakasih jasa-jasa yang telah abang berikan di kancah ranah Hukum Indonesia. Horas. *** TINJAKSTAR September 22, 2015 New Google SEO Bandung, Indonesia
(Alm) Adnan Buyung Nasution - Foto: Kompas.com
Kabar yang kami peroleh bahwa, Pengacara senior, Adnan Buyung Nasution, meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2015) sekitar pukul 10.15 WIB. Kabar tersebut dibenarkan oleh salah satu anaknya, Pia Akbar Nasution, seperti yang dilansir oleh Kompas.com (23/9/15).
"Iya, betul. Ayah saya meninggal. Tadi pukul 10.15. Nanti akan dibawa ke rumah duka," kata Pia saat dihubungi sekitar pukul 10.40 WIB.
Menurut Pia, saat ini, jenazah ayahnya sedang dipersiapkan dibawa ke rumah duka.
"Saya mohon dimaafkan bapak, ya," ujarnya singkat.
Adnan diketahui mulai dirawat sejak pekan lalu. Pia sebelumnya menuturkan bahwa Adnan Buyung dirawat di rumah sakit awalnya karena mengalami sakit pada giginya.
Adnan Buyung yang sudah menderita gagal ginjal sejak Desember 2014 itu kemudian harus mengalami perawatan lebih lanjut setelah menjalani pencabutan gigi.
Pada kesempatan ini pula, kami segenap Pengelola Batak Network mengucapkan Turut Berduka atas Berpulangnya Pengacara Adnan Buyung Nasution ke Hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, Semoga keluaarga yang ditingglkan diberi ketabahan dan kesabaran untuk menghadapi ini. Selamat Jalan Bang Buyung, terimakasih jasa-jasa yang telah abang berikan di kancah ranah Hukum Indonesia. Horas. *** TINJAKSTAR September 22, 2015 New Google SEO Bandung, Indonesia
Pengacara Adnan Buyung Nasution Telah Berpulang Selamanya
Posted by FACE BATAK on Selasa, 22 September 2015
Label
2016
2017
Adat
Adat-istiadat Suku Orang Batak
Agama
Angkola
Artikel
Artis
Artis Batak
Asal-Usul Batak
Bahasa
bahasa batak
Bahasa Batak Toba
Batak
Batak Clan
batak host
Batak Pengusaha
Batak Simalungun
Batak Toba
BatakAngkola
BatakKaro
BatakMandailing
BatakPakpak
BatakSimalungun
BatakToba
Batu Gantung
Belajar tentang Suku Batak
Bella Shofie
Beon
berita batak
Berita Orang Batak
berita sumut
Blackberry
Bom
Budaya
Cerita Humor
Christine Panjaitan
Cipto Junaedy
Danau Toba
Danau Toba untuk Semua
doloksanggul
Download Lagu lagu Batak 2014
Download Lagu lagu Batak 2017
Dunia Anjing
Editorial
Elviana
Fakta dan Opini tentang Orang Batak dan Suku Batak
Film
Foto
Galeri
Gallery Photo
Gaya Hidup
Generasi Batak
Gondang
History
HORAS TANO BATAK
Hosting
Humor Batak
Hybrid
Indonesia Merdeka
indonesian
Internet Marketing
Islam
Istilah-istilah Batak
Kabar Suku Batak
Kabar Terkini
Kalender
Karo
Kekristenan
Kelahiran
Kematian
Khas Batak
Kisah
Klaim
Kumpulan Foto-Foto Batak
Kunci Gitar Lagu Batak
Lagu
Lagu Batak
Lagu Batak Terbaru 2012
Lagu Gereja
Lagu lagu Batak
Lagu Natal
Lagu Rohani
Lagu Rohani Batak
Lawak ala Orang Batak
Layanan
Lebaran
Lebaran Batak
legend
Lintas Suku
Lirik dan Arti Lagu Batak
Lirik Lagu
Lirik Lagu Barat
Lirik lagu batak
Mahasiswa USU
Malvinas Group
Mandailing
Marga
Marlen Manroe
Marsada Band
Medan
Mitos
mobil
Musik
MYCULTURED
Nairasaon
Natal
News
Nirwana Trio
Opini Batak
orang batak
Pakaian
Pakpak
Panatapan Trio
Pariwisata
Pendidikan
Pengetahuan tentang Suku Batak
Penipuan
Peristiwa
Pernikahan
pesta bolon
Politik
Presiden RI
Profil
PSBI Simbolon
Renungan
Retta Sitorus
Review
RNB SINGERS
Rohani
Ruhut
Rumah
Rumah Adat
Rumah Batak
SAM BOYS TRIO
SASTRA
Sejarah
Seo Blog
Seoagency.co.id
Serba-Serbi
Silalahi
Simalungun
Simbolon
Sinamot
sipitu ama
Situmorang
Situs
Suku Batak dan Agama Kristen
Sumut
Surat Batak
takbiran
Tanaman
Tarian
TariAngkola
TariKaro
TariMandailing
TariPakpak
TariSimalungun
TariToba
Tarombo
Tarombo Batak
Template Blog
Tentang
tentang batak
Tentang Orang Batak
Tentang Tanah Batak
Test
Tigor Gipsy Marpaung
Tips Kesehatan
Toba
Toko Online
Tokoh
Tortor
Tourism Lake Toba
Toyota
Tradisi
Trio Aridos
Trio Bersama
Trio Elexis
Trio Gulamo
Trio Lasidos
Trio Palapa
Tuak
Tuhan Yesus
Tulisan Aneh
Tulisan Menarik
Tulisan Unik
Ucapan Selamat
Ulos
Umpama
Umpasa
Umum
Uniknya Batak
Video
Video klip Batak
Widget Blog
Wisata
X Factor Indonesia






















